Dalam pengembangan FitToWork Mk III Portable

Pemeriksaan fit-to-work terstandar untuk setiap lokasi kerja.

FitToWork Mk III Portable menghadirkan alur pemeriksaan kesehatan mandiri yang telah teruji pada Mk I dan Mk II dalam unit tabletop yang ringkas, dengan nilai investasi lebih efisien. Dirancang bagi BUMN dan perusahaan swasta yang perlu memperluas cakupan pemeriksaan ke site office, klinik perusahaan, hingga lokasi kerja sementara.

Mk III saat ini berada dalam tahap pengembangan konsep. Kami membuka pendaftaran minat bagi perusahaan yang ingin terlibat sejak tahap awal.

5 parameter + uji waktu reaksi Format tabletop Telekonsultasi dokter terintegrasi Dikembangkan di Indonesia
Interface
Layar 15"
Memandu pemeriksaan mandiri langkah demi langkah dan menampilkan sesi konsultasi dokter.
Konsultasi
Webcam terintegrasi
Menghubungkan pekerja dengan dokter lewat video, langsung dari unit.
Pengukuran
Termometer tanpa kontak
Sensor inframerah mengukur suhu tubuh tanpa sentuhan.
Pengukuran
Manset tekanan darah
Manset lengan terintegrasi untuk pengukuran tekanan darah otomatis.
Pengukuran
Tes alkohol napas
Mouthpiece untuk screening alkohol lewat sampel napas.
Pengukuran
Sensor SpO₂
Mengukur saturasi oksigen darah dan detak jantung di ujung jari.
Identifikasi
Fingerprint reader
Sidik jari memulai sesi dan menautkan hasil ke profil pekerja.
Kelelahan
Tombol refleks
Mencatat waktu reaksi sebagai indikator screening kelelahan.
Output
Printer hasil
Mencetak ringkasan hasil pengukuran di akhir sesi.
Ilustrasi konsep Ilustrasi konsep FitToWork Mk III Portable — konsol tabletop dengan layar 15 inci, manset tekanan darah, dan sensor terintegrasi
370.747
Kecelakaan kerja di Indonesia (2023)
BPJS Ketenagakerjaan
↑ 3
Tahun tren kecelakaan kerja terus naik (2022→2024)
BPJS Ketenagakerjaan
63juta
Pekerja terdaftar — tiap shift butuh verifikasi fit-to-work
BPJS Ketenagakerjaan, 2024
5.000+
Pemeriksaan fit-to-work yang kami selesaikan
Data internal FitToWork

Mk I & Mk II yang sudah beroperasi di lapangan:

Kiosk di lokasi industrial Kiosk di lingkungan klinik Operator menggunakan kiosk
Mk I & Mk II telah digunakan oleh BUMN dan perusahaan terkemuka di sektor energi dan konstruksi — pengalaman operasional yang menjadi dasar pengembangan Mk III Mk I — pemeriksaan pra-shift di Pertamina (Rekor MURI 2020) · Mk II — pemeriksaan di lokasi proyek WIKA
Rekor MURI · November 2020

Alat pemeriksaan kesehatan otomatis pertama yang terintegrasi dengan sistem identifikasi personel.

Museum Rekor Indonesia (MURI) menganugerahkan rekor ini kepada PT Pertamina (Persero) Regional Jawa Bagian Tengah untuk ProHealth (Pertamina Robotic Health) — implementasi Self Health Check Mk I dalam program Fit To Work Pertamina, dengan identifikasi pekerja melalui RFID.

Diberitakan oleh
CNBC Indonesia detikNews

Permintaan naik. Kapasitas medis tidak.

Kesadaran kesehatan masyarakat Indonesia meningkat pesat — namun kapasitas pelayanan tidak mengikuti, baik di kota besar maupun daerah terpencil.

Di sisi lain, kebutuhan fit-to-work examination untuk pekerja berisiko tinggi (teknisi migas, pengemudi, operator alat berat) terus naik. Setiap shift memerlukan verifikasi kesehatan — dan ini membebani tenaga medis yang terbatas.

Kiosk berdiri efektif untuk lokasi tetap dengan volume pemeriksaan tinggi. Namun bagi perusahaan dengan banyak lokasi operasional — site office proyek, klinik perusahaan, atau titik kerja yang berpindah — kebutuhan ruang dan nilai investasinya kerap menjadi kendala. Mk III dikembangkan untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Unmet Need Pelayanan Kesehatan
4,66% → 5,44%
Proporsi masyarakat yang kebutuhan pelayanan kesehatannya tidak terpenuhi meningkat dari 2015 ke 2020 — dan terus bertumbuh sejak pandemi.
Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS)
Pekerja industri berisiko tinggi

Standar pemeriksaan Mk II, dalam format ringkas.

Mk III mengadaptasi alur pemeriksaan mandiri yang telah teruji pada Mk I — yang tercatat dalam Rekor MURI melalui implementasi ProHealth Pertamina — dan Mk II ke dalam unit tabletop. Hasilnya: kebutuhan ruang lebih kecil, nilai investasi lebih efisien, serta layanan telekonsultasi dokter yang terintegrasi dalam satu sesi pemeriksaan.

Ilustrasi konsep Ilustrasi konsep FitToWork Mk III Portable dari samping — sandaran lengan, manset, dan layar bersudut

Mk III saat ini dalam tahap konsep. Gambar merupakan ilustrasi; desain, komponen, dan spesifikasi akhir dapat berubah sebelum produksi.

Fleksibilitas

Penempatan fleksibel

Tidak memerlukan area khusus. Dapat ditempatkan di site office, klinik perusahaan, maupun pos pemeriksaan sementara.

Efisiensi biaya

Nilai investasi lebih efisien

Nilai investasi paling efisien di lini FitToWork — memudahkan penerapan di banyak lokasi maupun pada tahap awal program fit-to-work.

Telekonsultasi

Tindak lanjut medis di tempat

Kamera dan layar terintegrasi menghubungkan pekerja dengan dokter segera setelah pemeriksaan, sehingga tindak lanjut dapat dilakukan tanpa menunggu.

Ergonomi

Dirancang untuk posisi duduk

Layar bersudut dan penyangga lengan memastikan seluruh sensor mudah dijangkau, sehingga prosedur pemeriksaan berjalan konsisten.

Komponen konsep
  1. Layar 15"Memandu pemeriksaan mandiri dan konsultasi dokter.
  2. WebcamUntuk konsultasi video dengan dokter.
  3. Termometer tanpa kontakMengukur suhu tubuh dengan sensor inframerah.
  4. Manset tekanan darahMengukur tekanan darah lewat manset lengan.
  5. Tes alkohol napasScreening alkohol lewat sampel napas.
  6. Sensor SpO₂Mengukur saturasi oksigen dan detak jantung di ujung jari.
  7. Fingerprint readerMengidentifikasi pekerja di awal sesi.
  8. Tombol refleksMencatat waktu reaksi untuk screening kelelahan.
  9. Printer hasilMencetak ringkasan hasil pengukuran.

Parameter vital yang penting
untuk fit‑to‑work.

Mk I dan Mk II mengukur 5 parameter vital dan 1 uji kelelahan (PVT). Mk III mencakup 5 parameter inti — tekanan darah, detak jantung, suhu tubuh, SpO₂, dan kadar alkohol — serta uji waktu reaksi sebagai indikator kelelahan. Ketersediaan tiap parameter ditandai pada masing-masing kartu.

01

Temperatur tubuh

Non-contact infrared · °C

Deteksi demam dalam detik tanpa kontak fisik, menggunakan sensor infrared presisi.

Mk I · Mk IIMk III
02

Saturasi oksigen

SpO2 · pulse oximetry

Kadar oksigen darah sebagai indikator fungsi respirasi, krusial untuk pekerja lapangan.

Mk I · Mk IIMk III
03

Tekanan darah

Sistole / Diastole · mmHg

Pengukuran otomatis dengan manset lengan — deteksi hipertensi sebelum jam kerja dimulai.

Mk I · Mk IIMk III
04

Detak jantung

Heart rate · bpm

Pantau irama jantung saat istirahat — baseline penting untuk deteksi gangguan kardiovaskular.

Mk I · Mk IIMk III
05

Kadar alkohol

Breath alcometer · BrAC

Pastikan tidak ada kadar alkohol sebelum mengoperasikan kendaraan atau alat berat.

Mk I · Mk IIMk III
06

Indikator kelelahan

Psychomotor Vigilance Task (PVT)

Deteksi tanda-tanda kelelahan berdasarkan respons terhadap stimulus visual — mencegah kecelakaan kerja. Pada Mk III, melalui tombol refleks.

Mk I · Mk IIMk III
Self Health Check Kiosk Mk I — tampak depan

Pilih unit sesuai kebutuhan operasional Anda.

Mk I dan Mk II tersedia untuk implementasi saat ini. Mk III ditujukan bagi perusahaan yang membutuhkan format ringkas dengan nilai investasi lebih efisien, dan saat ini terbuka untuk pendaftaran minat.

Telah beroperasi · Pertamina

Mk I Rekor MURI

Kiosk berdiri untuk pemeriksaan pra-shift bervolume tinggi di lokasi tetap.

Format
Kiosk berdiri
Dimensi
93 × 78 × 163 cm
Pemeriksaan
5 parameter vital + tes kelelahan (PVT)
Tekanan darah
Modul Omron
Identifikasi
RFID, e-KTP, sidik jari
Konsultasi dokter
Opsional
Penggunaan
Control room & area pra-shift
Ajukan demo Mk I
Telah beroperasi · WIKA

Mk II

Kiosk berdiri berukuran ringkas untuk site office dan area proyek.

Format
Kiosk berdiri compact
Dimensi
65 × 35 × 105 cm
Pemeriksaan
5 parameter vital + tes kelelahan (PVT)
Tekanan darah
Modul Omron
Identifikasi
RFID, e-KTP, sidik jari
Konsultasi dokter
Opsional
Penggunaan
Site office & area proyek
Ajukan demo Mk II

Spesifikasi Mk III merupakan spesifikasi konsep dan dapat berubah sebelum produksi. Informasi harga disampaikan kepada perusahaan yang telah mendaftarkan minat.

Telah teruji di lapangan.

Mk III dikembangkan dari alur kerja yang sama dengan Mk I dan Mk II, yang digunakan setiap hari dalam dua skenario industri: pemeriksaan fit-to-work pra-shift di fasilitas migas dan pemeriksaan kesehatan pekerja di proyek konstruksi.

Self Health Check Mk I Control room — pre-shift screening

Pemeriksaan pre-shift teknisi migas Rekor MURI

Full kiosk · 93 × 78 × 163 cm
Floor-standing
Self Health Check Mk II Site office — daily health screening

Screening pekerja konstruksi

Compact unit · 65 × 35 × 105 cm
Floor-standing

Terintegrasi dengan sistem yang sudah Anda miliki.

Setiap generasi FitToWork dirancang untuk bekerja standalone maupun terhubung ke infrastruktur IT Anda — baik itu sistem HSE, rekam medis elektronik, atau dashboard manajemen SDM. Data masuk otomatis, tanpa entri manual.

  1. Identifikasi pasien

    Pekerja dapat tap kartu RFID, tempel e-KTP, atau gunakan sidik jari untuk login (Mk III: sidik jari). Profil dan riwayat pemeriksaan langsung termuat.

  2. Pengukuran parameter vital

    Layar sentuh memandu pengguna langkah demi langkah. Sensor mengukur tekanan darah, SpO₂, suhu, dan parameter lainnya secara otomatis.

  3. Deteksi fit-to-work

    Seluruh indikator kesehatan dan analisis kelelahan menentukan apakah pekerja layak beroperasi. Hasil tampil sebagai status: FIT / UNFIT / REVIEW.

  4. Sinkronisasi ke sistem Anda

    Data masuk ke database, cloud service, atau LAN internal via REST API dan protokol HL7/FHIR standar industri. Dashboard monitoring realtime juga tersedia untuk dipantau oleh HSE officer atau tenaga kesehatan perusahaan.

  5. Konsultasi dokter

    Jika hasil memerlukan tindak lanjut, kamera dan layar memungkinkan konsultasi dokter langsung dari unit — dokter melihat data pemeriksaan saat itu juga. Terintegrasi di Mk III, opsional di Mk I & Mk II.

Dashboard monitoring realtime Data Ilustrasi

Demo interaktif · Data ilustrasi, bukan data pemeriksaan aktual.

FTW Web
HA
PATIENTDEPTAGETOTAL CHECKSLAST CHECKSTATUS
0FIT
0With Note
0Not Fit
0Today
PATIENTTEMPBPHRSpO₂ALCOHOLSTATUSCLEARANCETIME
94.2%Fit Rate This Month↑ 2.1% vs last month
1,284Total ChecksApril 2026
31Risks FlaggedBefore shift entry
87sAvg Check Time↓ 11s vs manual
Weekly Activity
Top Risk Factors
High Blood Pressure
45%
Elevated Temperature
28%
Fatigue Detected
18%
Alcohol Trace
9%
Shift Compliance
97.8% Workers checked in before shift this week
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
REST API
HL7 / FHIR
Cloud Sync
On-Premise LAN
SSO / LDAP
Webhook Events

Mk I & Mk II: alat ukur oleh Omron. Sistem oleh Hardtmann.

Pada Mk I dan Mk II, kami mengintegrasikan alat kesehatan berstandar klinis dari Omron Healthcare ke dalam platform kiosk yang dikembangkan sendiri oleh tim engineering Indonesia — mencakup mekanik, elektronik, dan software.

Hasilnya: pengukuran presisi dengan kemudahan operasi, dan kemampuan penyesuaian sesuai kebutuhan klien tanpa harus bergantung pada vendor luar negeri.

Pusat OmronKyoto, Japan
Pengembangan KioskBandung, Indonesia
StandarMedical-grade
Bagaimana dengan Mk III? Mk III menggunakan modul pengukuran terintegrasi, bukan modul Omron. Pendekatan ini memungkinkan format tabletop dan nilai investasi yang lebih efisien. Spesifikasi sensor akhir akan disampaikan kepada perusahaan yang telah mendaftarkan minat.
Teknologi pengukuran Mk I & Mk II

Berbasis di Kyoto, Omron Healthcare mengembangkan alat kesehatan untuk penggunaan rumah dan rumah sakit, layanan manajemen kesehatan, serta promosi kesehatan global. Self Health Check Mk I & Mk II menggunakan blood pressure monitor dan heart rate meter dari Omron sebagai komponen inti pengukuran.

Daftarkan minat perusahaan Anda untuk Mk III.

Perusahaan yang mendaftar akan memperoleh pembaruan pengembangan, informasi harga lebih awal, serta kesempatan memberikan masukan terhadap desain akhir sesuai kebutuhan lokasi operasional. Untuk kebutuhan implementasi saat ini, tim kami siap menjadwalkan demo Mk I atau Mk II.

WhatsApp
0851 8333 9192